Dakwah Dalam Nada, Nasyid MAN 2 Padang Lawas Perform di Paluta

Nasyid adalah salah satu seni Islam dalam bidang seni suara. Biasanya merupakan nyanyian yang bercorak Islam dan mengandungi kata-kata nasihat, kisah para nabi, memuji Allah, dan yang sejenisnya. Nasyid merupakan salah satu media dakwah Islam. Jadi, tidak hanya sebatas ceramah dan pengajian saja.

Dalam nasyid yang berarti senandung terdapat pesan-pesan dakwah untuk selalu mengingat dan mendekatkan diri kepada sang pencipta, Allah SWT. Sehingga manusia selalu menaati perintah dan larangan Allah SWT sesuai yang terkandung dalam Alquran dan Hadits.

Kegemaran siswa dalam bidang seni musik ini diwadahi dalam sebuah Ekstrakurikuler Nasyid di MAN 2 Padang Lawas. Ekstrakurikuler ini menjembatani siswa untuk dapat menyalurkan kegemarannya dalam bidang musik dengan lebih terarah dari segi lirik ataupun aransemen musiknya. Sebab dalam nasyid terdapat pesan-pesan positif.

Oleh karena itu, nasyid menjadi salah satu kegiatan ekskul bagi siswa di MAN 2 Padang Lawas. Kegiatan ini dilatih oleh Dra. Jumahana selaku kepala MAN 2 Padang Lawas dibantu oleh Nurhamidah Siregar, S.Pd.

‘’Jalan dakwah bukan cuma satu. Salah satunya melalui nasyid. Kita berupaya berdakwah melalui nasyid. ujar Jumahana.

Ia juga menambahkan, “MAN 2 Padang Lawas siap untuk mengabdi kepada masyarakat, di mana pun dan kapan pun.”

Rabu lalu (03/11), Nasyid MAN 2 Padang Lawas menjadi salah satu pengisi acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Desa Bara, Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara. Masyarakat terlihat antusias menyaksikan perform dari nasyid MAN 2 Padang Lawas. Sebab, nasyid MAN 2 Padang Lawas mampu menampilkan dan mengkolaborasikan antara lagu-lagu nasyid lama dan terbaru. Sehingga penampilan mereka tidak begitu membosankan.

Aminah Khairani Hasibuan, selaku penjabat kepala desa Bara mengapresiasi Nasyid MAN 2 Padang Lawas. Ia berharap semoga nasyid tidak menjadi sesuatu yang asing di kalangan remaja. Dan semoga menjadi syiar agama Islam ke depan. (Humas/MK)