Apresiasi UM CBT Android di MAN 2 Padang Lawas, Kasi Penmad; Begini Madrasah Mandiri Berprestasi!

Binanga – Madrasah Aliyah ( MA ) Negeri 2 Padang Lawas melaksanakan Ujian Madrasah (UM) berbasis android dengan menggunakan aplikasi CBT Exambrowser tahun pelajaran 2021-2022 pada Senin – Sabtu, 7 – 12 Maret 2022. Ujian yang diikuti oleh 175 siswa kelas XII ( Dua Bebelas ) menggunakan 9 ruang belajar atau kelas madrasah, Senin 7/3/2022.

Pelaksanaan UM yang dilaksanakan mulai pada hari ini dengan mata pelajaran Al-Quran Hadits, Bahasa Indonesia, PKn dan Penjas berjalan dengan lancar.

“Peserta UM tahun ini berjumlah 175 orang dengan rincian 100 orang dari jurusan MIA dan 75 orang dari jurusan IIS”, ungkap Mara Tinggi Siregar, M.Pd.I selaku ketua panitia (Senin, 7/3/2022).

Panitia ujian juga memastikan peserta dan para guru tetap mengikuti dan memperhatikan protokol kesehatan. Memulai ujian dengan membersihkan ruangan kelas, menerapkan budaya cuci tangan menggunakan sabun, memakai masker dan jaga jarak. Kemudian memastikan kepada peserta didik agar langsung kembali ke rumah setelah ujian usai.

Dijumpai di tempat terpisah, kepala MAN 2 Padang Lawas, Dra. Jumahana mengatakan bahwa pelaksanaan UM tahun ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kami memenuhi protokol kesehatan yang dipersyaratkan terkait pelaksanaan ujian tatap muka. Dan alhamdulillah, seluruh warga madrasah mematuhi ketentuan tersebut.” Terang Jumahana.

Lebih lanjut, ia berharap agar situasi ujian tetap dapat kondusif sehingga dapat selesai dengan lancar.

“Semoga pelaksanaan ujian madrasah ini, dapat berjalan dengan lancar sampai ujian selesai tanpa kendala yang berarti,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, turut hadir Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas, H. Abaror, S.Pd untuk memantau pelaksanaan UM tingkat madrasah aliyah di MAN 2 Padang Lawas.

Ia mengapresiasi pelaksanaan UM berbasis android di MAN 2 Padang Lawas. “Bukan baru kali ini saja UM berbasis android di MAN 2 Padang Lawas. Ini merupakan inovasi madrasah. Ke depan kita berharap seluruh madrasah negeri dan swasta di Padang Lawas dapat mengikuti jejak ini”, ujarnya.

“Begini madrasah mandiri berprestasi”, tutupnya (Humas/MK)